Follow via Twitter Follow via Google+ RSS Feed

Kamis, 09 Februari 2012

Orang tua tidak mengerti gadget anak

detail berita
Ilustrasi (Foto: ALAMY)
LONDON - Kesenjangan akses digital antara anak dan orang dewasa tampaknya semakin melebar. Bahkan menurut suvei terbaru, satu dari enam orangtua mengakui tidak mengerti menggunakan gadget yang dibelikan untuk anak mereka.

Laporan ini disusun oleh situs ParentPort, yang didirikan bersama-sama oleh Advertising Standards Authority (ASA), Press Complaint Commission dan Office of Communication (Ofcom). ParentPort menemukan bahwa satu dari enam (16 persen) orangtua mengakui membelikan anaknya perangkat atau gadget yang mereka tidak sepenuhnya mengerti bagaimana menggunakannya.

Laporan mengenai bagaimana orangtua mengontrol akses anak mereka ke media dewasa ini mengatakan, seperempat anak memainkan game yang digolongkan untuk usia di atas mereka dan 40 persen menonton film di atas batas usia.

Survei yang dilakukan secara online ini, menampilkan 1800 responden dari dua komunitas online orangtua terbesar di Inggris, yaitu Mumsnet dan Nermums. ParentPort mengatakan bahwa survei ini menunjukkan, tantangan dan tekanan yang dihadapi orangtua ketika menjaga media yang dilihat anak mereka sesuai dengan usia.

Selain itu survei ini juga mengungkapkan, 77 persen orangtua selalu atau biasanya mengetahui situs yang dikunjungi anak-anak mereka. Tapi orangtua juga khawatir tentang anak-anak yang diberikan smartphone atau laptop, yang akan memberikan mereka akses ke internet.

ParentPort yang didirikan pada Oktober tahun lalu ini, bertujuan untuk memudahkan orangtua mengeluh tentang adanya konten yang tidak seharusnya di media.

"ParentPort memberikan kemudahan bagi orangtuan untuk mendaftarkan keprihatinan mereka dengan para pelaku media yang bekerja untuk melindungi anak dari materi yang tidak seharusnya," ujar Chief Executive Ofcom, Ed Richard, seperti dilansir Telegraph, Kamis (9/2/2012). (tyo)

Source : OkeZone 

Charge Batre 30 Detik

Rabu, 8 Februari 2012 12:22 wib
 4  220
detail berita
Ilustrasi (Foto: Google)
CALIFORNIA - Ketahanan baterai menjadi suatu hal yang penting pada perangkat gadget terkini, mengingat konsumsi energi yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Mungkin hal inilah yang kini menjadi perhatian seorang desainer teknologi, Francois Rybarczyk dengan konsep 'charging' yang dinamakan 'Autonome'.

Prinsip kerjanya, dengan memasukkan baterai ponsel kedalam sebuah modul atau perangkat dengan konektor built-in. Modul pengisian tetap menggunakan kabel listrik, dan perangkat modul tersebut akan mensuplai baterai lainnya (memiliki sejenis baterai cadangan), sehingga baterai cadangan tersebut dapat digunakan untuk mensuplai baterai utama.

Berdasarkan gambar yang dipostingkan melalui website yankodesign, dikabarkan pengisian baterai hanya memakan waktu sekitar 30 detik. Sumber mengatakan, beberapa teknologi baru dalam pengisian baterai ponsel akan mengusung fitur 'fast charging' untuk masa yang akan datang.

Walaupun masih sebagai konsep, tampaknya ini bisa dijadikan sebagai sebuah temuan terbaru sekaligus inovasi dalam pengisian energi baterai. Demikian di lansir mashable, Rabu (8/2/2012).

Baru-baru ini, Nokia juga tengah menguji coba ponser bertenaga surya, namun memiliki kendala pada perangkat yang sulit untuk dihadapkan pada sinar matahari langsung dan penggunaan waktunya yang terbatas.

Konsep lain dalam fitur "fast charging' ini juga sedang dicoba dalam soket USB yang dinamakan U-Socket, yang membutuhkan dua extra USB charging ports.

Kini Autonome hanyalah sebagai konsep, namun sepertinya, di masa yang akan datang, akan ada perusahaan enterprise yang menggunakan ide dari konsep Autonome Rybarczyk ini. (tyo)

Appword Ungguli Android Market

detail berita
Ilustrasi (Foto: Reuters)
TORONTO - Saat ini Research In Motion (RIM) memang sedang berusaha menarik minat pengembang, untuk mem-porting aplikasi mereka ke App World. Terkini RIM mengklaim, bahwa BlackBerry App World lebih menguntungkan dibandingkan Android Market.

Hal itu diumumkan pada Selasa lalu oleh RIM, yang menyatakan bahwa BlackBerry App World merupakan toko aplikasi menguntungkan kedua setelah App Store milik Apple. Maka dengan pengumuman tersebut, RIM sekaligus mengakui toko aplikasinya lebih menguntungkan daripada Android Market.

Pada konfrensi pengembang di Amsterdam, CEO RIM yang baru, Thorsten Heins bersama dengan Vice President of Developer Relations, Alec Saunders menyatakan App World sebagai platform mobile kedua paling menguntungkan. Pernyataan itu dikeluarkan berdasarkan kenyataan, bahwa RIM mempunyai lebih banyak memiliki unduhan berbayar dibandingkan Android, yang perangkat lunaknya lebih banyak gratis.

Dilansir Apple Insider, Kamis (9/2/2012), Saunder mengatakan bahwa 13 persen dari semua penerbit aplikasi di BlackBerry App World telah menuai pendapatan USD100 ribu atau bahkan lebih banyak dari jumlah tersebut. Keuntungan itu berasal dari 60 ribu aplikasi yang tersedia di App World.

Selain itu RIM juga melihat jumlah unduhan setiap hari di App World mencapai 6 juta kali, dengan total 2 miliar unduhan pada bulan lalu.

Mengenai App World, saat ini RIM memang sedang 'merayu' pengembang Android. Maka untuk menarik minta para pengembang itu, RIM menawarkan PlayBook gratis jika mereka mem-porting aplikasi ke App World. (tyo)

LG Prada 3.0

Handphone LG 2012 : LG Prada 3.0 adalah perangkat ketiga dari kolaborasi antara LG dan Prada, dan bertujuan untuk membawa Android dengan semangat desainer untuk pengguna. LG Prada 3.0 mempunyai fitur layar 4,3 inci yang sangat terang layar WVGA 800 nit. Dibekali chip dual-core 1GHz, RAM dual-channel memori, sementara di bagian belakang handset fitur kamera 8-megapiksel. Semua ini ada dalam desain tampilan yang sangat tipis, 0,33 inci.
LG Prada 3.0
LG Prada 3.0
Spesifikasi Handphone LG 2012 : LG Prada 3.0
Design
Device type: Smart phone
Operating system: Android (2.3)
Form factor: Candybar
Dimensions: 5.02 in x 2.72 in x 0.33 in
Side keys:
Left side: Yes
Volume control
Display
Physical size : 4.30 in
Display resolution: 480×800 (WVGA)
Technology: TFT
Touch screen: Yes (Capacitive, Multi-touch: Yes)
Features: Light sensor, Proximity sensor
Battery
Capacity: 1540.00 mAh
Camera
Camera: Yes (8 megapixels)
Flash: Yes (LED)
Features: Auto focus
Video capture: Yes (1920×1080 (1080p HD) (30.00 fps))
Features: Video calling
Additional camera: Yes (1.3 megapixels)
Multimedia
Music player:
Filter by: Album, Artist, Playlists
Features: Album art cover, Background playback
Supported formats : MP3, AAC, AAC+, eAAC+
Video player:
Supports: MPEG4, H.264, DivX
Radio: Yes (Type: FM)
Streaming: Yes
Type: Audio, Video
YouTube player: Yes
Internet browsing
Browser: Yes
Built-in online services support: YouTube (upload), Picasa
Hardware
Processor model: TI OMAP 4430 (Dual core,1000.00 MHz)
3D Graphics hardware accelerator: Yes
Built-in storage: 8.00 GB
Memory card support: Yes (microSD, microSDHC, up to 32.00 GB)
Technology
Network technology: GSM (850, 900, 1800, 1900), UMTS (900, 1900, 2100)
Data: HSDPA+ (4G) 21.1 Mbit/s, HSDPA 14.4 Mbit/s, UMTS, HSUPA 5.76 Mbit/s, EDGE
Global roaming: Yes
Satellite system: GPS, A-GPS
Navigation: Yes
Phone features
Phonebook: Unlimited entries, Caller groups, Multiple numbers per contact, Search by both first and last name, Picture ID, Ring ID
Organizer: Calendar, Alarm, Calculator
Messaging: SMS, MMS, Threaded view, Predictive text input
E-mail: Yes
Connectivity
Bluetooth: Yes (3.0)
Wi-Fi 802.11: Yes (b, g, n, a)
USB: Yes (USB 2.0)
Features: Mass storage device, USB charging
Connector type : microUSB
Headphones connector: 3.5mm
Charging connector: microUSB Computer sync, OTA sync
Other features
Notifications: Music ringtones, Polyphonic ringtones, Vibration, Flight mode, Silent mode, Speakerphone, (MP3)
Sensors: Accelerometer, Voice dialing, Voice commands, Voice recording
Hp LG 2012
Hp LG 2012
Itulah satu review “Handphone LG 2012 : LG Prada 3.0″ kalau kita lihat spesifikasi dan fiturnya tentu hp terbaru ini cukup menggiurkan ya sobat, tapi admin blog gadget sendiri belum tahu harga Handphone LG 2012 : LG Prada 3.0 ini karena belum resmi di rilis.

Eee Pad Transform

Portable device with internet & entertainment, anytime, anywhere.

Tablet

Transformer Prime Tablet

Eee Station

Eee Station 
 
 
alt_spec_title
Display 10.1" LED Backlit screen with Super IPS+ (1280 x 800) 10 finger multi-touch,
Corning® Gorilla® Glass
Operation system Android™ 3.2 Honeycomb (1) (Android™ 4.0 Ice Cream Sandwich upgradable)
Platform NVIDIA® Tegra® 3 Quad-core CPU
Memory 1 GB
Storage 32GB / 64GB (2) EMMC + 8GB life time ASUS WebStorage (3)
Wireless 802.11 b / g / n, Bluetooth 2.1 + EDR
/upload/eee/eeepad/transformerprime/specification/en/img_spec_sheet_camera.png 1.2MP (front), 8MP Auto focus (rear) with flash / F2.4 large aperture
Interface PAD: 2-in-1 Audio Jack (Headphone / Mic-in); 1× micro HDMI port
1 × Micro SD Card Reader; Internal Microphone & Stereo Speaker
Mobile Dock: 1 × USB2.0 port ; 1 × SD Card Reader
Sensor G-Sensor, Light Sensor, Gyroscope, E-compass
Flash support Yes
Multi-tasking Yes
Special APP ASUS launcher, @Vibe Music, ASUS WebStorage, MyLibrary, MyNet, MyCloud, File manager,
ASUS sync, SuperNote, App Locker, App Backup, TegraZone, Polaris Office
Battery 12 hours; 25Wh Li-polymer Battery (4)
18 hours pad with dock ; 25Wh(pad) + 22Wh(docking) Li-polymer Battery (4)
Size/ Weight 263 × 180.8 × 8.3mm ; 586g (pad only) / 263 × 180.8 × 8~10.4mm ; 537g. (dock only)
 

Curhat Di Twitter berdampak pada Kognitif

Ghiboo.com - Jejaring sosial tak hanya sekedar tempat untuk mendapatkan teman baru di dunia maya. Ternyata, jejaring sosial juga menjadi wadah bagi seseorang untuk mengeluarkan semua unek-uneknya.

Menurut Irwan Hidayana, antropolog dari Universitas Indonesia, masyarakat, khususnya remaja, memerlukan ruang untuk mengekspresikan dirinya. Sayangnya, keterbatasan ruang ini menyebabkan mereka mengekspresikannya melalui jejaring sosial, seperti Twitter.

"Remaja tak bisa mengekspresikan bad mood-nya kepada orangtua mereka, bahkan anak-anak yang tidak tinggal serumah dengan orangtuanya, seperti anak kos. Mereka tak punya penyaluran ekspresinya, sehingga melampiaskanya kepada jejaring sosial," paparnya.

Irwan mencontohkan masyarakat kota yang memiliki mobilitas tinggi, artinya kini banyak orangtua yang bekerja dan pulang larut malam, menyebabkan komunikasi anak dan orangtua terganggu.

Jejaring sosial dianggap menjadi cara terbaik bagi seseorang untuk mendapatkan perhatian. "Saat seseorang ngetweet ekspresi bad mood di Twitter, mereka sebenarnya menginginkan adanya pertolongan dari orang lain mengenai apa yang mereka rasakan," tambah Psikolog Dr. Rose Mini A.P., M.Psi.

Sayangnya, banyak orang yang tak menyadari mengekspresikan bad mood di Twitter justru bukanlah tindakan yang bijaksana. "Belum tentu tweet yang kita tulis akan di-reply dengan apa yang kita harapkan. Justru ujung-ujungnya malah tweetwar, tidak ada pertolongan dan menjadi lebih galau," jelas Rose Mini.

Lebih lanjut Rose Mini menjelaskan bahwa suasana hati seseorang akan berpengaruh pada kognitif. Sehingga perlu ditegaskan bahwa bad mood itu harus dilawan, seperti menguatkan pemikiran positif. "Orang bad mood tidak dapat bekerja secara optimal karena pemikirannya jelek terus, auranya tidak bagus. Energinya juga mudah habis, sehingga merasa lebih mudah lelah," ungkapnya.

"Kalau sedang bad mood memang banyak orang mencari Twitter dan diary. Mencurahkan unek-unek memang membuat perasaan lebih lega, sayangnya tidak pada respons yang diharapkan. Alihkan dengan menyalurkan pada kegiatan yang menyenangkan bagi kita, seperti hobi." tungkasnya.